Puitika

PUISI BERJUTA EKSPRESI

Puisi adalah ragam sastra yang bahasanya dipilih dan ditata secara cermat sehingga menghasilkan efek dan membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan makna khusus. Yang paling penting dalam puisi adalah bentuk perwajahan atau tipografi dan kata kiasan yang menimbulkan efek estetis.

  • PERIODE PUISI
  1. Puisi Baru
  2. Puisi Lama adalah puisi yang terikat oleh aturan-aturan. Aturan itu antara lain: jumlah kata dalam 1 baris, jumlah baris dalam 1 bait, persajakan (rima), banyak suku kata tiap baris, dan irama.
  3. Puisi Modern adalah puisi yang mengutamakan makna/isi daripada struktur/bentuk atau ikatan lainnya. Periode puisi ini mulai tahun 1970-an hingga sekarang.
  • MACAM-MACAM PUISI BARU
  1. Distikon
  2. Terzina
  3. Quatrain
  4. Quint
  5. Sextet
  6. Septima
  7. Stanza
  8. Soneta
  • MACAM-MACAM PUISI LAMA
  1. Mantra
  2. Gurindam
  3. Syair
  4. Pantun
  • UNSUR INSTRINSIK PUISI
  1. Tema
  2. Pengimajinasian/Citraan (citraan perasaan, visual, gerak, dan pendengaran)
  3. Rasa atau sikap penyair
  4. Nada
  5. Amanat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s