Dunia Sastra

Mengenal Genre Sastra

Sastra erat kaitannya dengan kehidupan, persoalan hidup manusia, dan kehidupan sekitar manusia. Mengapa sastra dikatakan erat dengan kehidupan? Karena di dalam sastra juga ada kehidupan, dunia imajiner. Semua hal yang menyangkut kehidupan bisa dituangkan melalui bahasa yang khas. Bahasa sastra merupakan bahasa yang mengungkapkan nuansa keindahan, sehingga bisa berfungsi sebagai hiburan. Karakterisktik bahasa sastra itu dapat dijumpai dalam genre sastra, yakni puisi, prosa, dan drama.

Ketiga jenis karya sastra tersebut mempunyai karakteristik tersendiri. Puisi merupakan karya sastra yang mengungkapkan curahan dan perasaan penyairnya, dituangkan ke dalam tulisan, diksinya ditata dengan cermat ; dibumbui dengan irama, rima, majas sehingga mampu menciptakan efek estetis. Unsur yang penting dalam puisi adalah kedalaman makna kata, bentuk muka atau tipografi, keindahan bunyi dan irama.

Beda halnya dengan prosa. Prosa atau karangan bebas cenderung menampilkan cerita, mengajak pembaca untuk memanjakan fantasi dan membawanya ke dalam jalan cerita yang penuh suspense. Prosa memiliki bermacam-macam jenis, novel, cerpen, dan dongeng. Jenis sastra yang ketiga adalah drama. Drama sudah sangat akrab mewarnai jagad hiburan di tanah air. Beragam jenis drama ditampilkan untuk menyuguhkan cerita yang menarik kepada penonton. Dulu, orang mengenal drama dengan sebutan sandiwara. Sandi artinya tersembunyi, sedangkan warah artinya petunjuk. Jadi, sandiwara merupakan petunjuk yang tersembunyi. Sandiwara bisa diakses lewat media elektronik, seperti radio dan televisi.

Berbicara tentang drama atau sandiwara, banyak hal yang bisa dipetik dari pesan yang disampaikan. Masih seputar masalah kehidupan manusia. Drama dapat memuat pesan yang berguna bagi kehidupan, misalnya ajaran baik buruk, toleransi hidup beragama, cinta tanah air dan bangsa, serta pelajaran tentang interaksi sosial di masyarakat. Semua petunjuk kehidupan tersebut dipentaskan lewat panggung sandiwara. Karena esensi yang penting dalam drama adalah dialog yang dipentaskan dibumbui dengan adanya konflik. Drama merupakan tiruan kehidupan manusia yang direfleksikan melalui pentas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s